Sabtu, 18 Juni 2011

BERHALA MODERN

Dulu, berhala yang disembah adalah patung, matahari, pohon atau benda-benda lain.  Tapi di Era modern ini, ada budaya baru, bukan kebudayaan nenek moyang, bukan kebudayaan pagan dengan mitos-mitos dungunya, bukan pula kebudayaan pagan dengan istilah kejawennya. . melainkan kebudayaan pagan dengan baju jasnya, kebudayaan pagan dengan isme-ismenya, kebudayaan pagan dengan slogan cinta, hidup dan kebebasannya. Ya, ini lah kebudayaan modern. Kebuadayaan yang mengarahkan kita untuk melupakan kita sebagai hamba Tuhan. Budaya yang dalam bentuk gerakan-gerakan anti-Tuhan, apakah itu luciferan, masonic, sex worshipping, drugs dan lain-lain (semuanya hampir sama, intinya membawa fans dan pengikut-pengikutnya menjauhi Tuhan). Yang membawa simbol-simbol agama ke dalam dunia musik dan budaya jahil adalah Kristen dan Yahudi Zionis, biasanya membawa misi anti-Tuhan. Banyak sekali simbol, lirik, poster dan lain-lain dari musik dan budaya jahil seperti ini yang memuja setan.
Siapa yang tidak kenal  bintang-bintang muda ini, mulai dari bintang lokal seperti sm*sh dengan lagunya yang berjudul “I Heart U”,  sampai bintang internasional seperti Justin Bieber dengan lagu pertamanya “One Time” dan Boy band asal korea Super Junior (SJ atau Suju) yang di anggotakan para para lelaki keren dengan tampang Koreanya itu, mulai dari Leeteuk, Heechul, Han Geng, Yesung, Kang-In, Shindong, Sungmin, Eunhyuk, Donghae, Siwon, Ryeowook, Kibum, dan Kyuhyun. Bintang-bintang tersebut menyihir para penggemarnya. Mereka rela uang, waktu dan tenaga mereka hanya untuk bisa nonton konser Justin pada 23 April lalu. Bahkan
banyak juga yang bela-belain tidak tidur malam hanya untuk nonton video para cowok keren pujaan mereka, padahal disela-sela rutinitas mereka ada kegiatan yang lebih penting dari itu semua, tugas rumah, sekolah, kuliah dll. Inilah  budaya modern, budaya yang melupakan orang-orang dari Tuhan-nya. Mereka disibukkan dengan pemujaan mereka terhadap para idola mereka. Inilah yang dinamakan perang pemikiran [ghazwul fikr] perang yang menggunakan gaya hidup sebagai senjatanya, menjerumuskan kita untuk berfikiran sekuler dengan menggunakan orientasi hidup hanya demi mengejar kenikmatan kehidupan dunia semata. Dengan selebritis sebagai ujung tombaknya, mempromosikan kesesatan ini, seakan-akan semua tontonan itu adalah sesuatu yang maha penting
generasi yang akan meneruskan estafet aleister crowley ini.

Apakah kita akan menyerah pada Tatanan Dunia baru ini?
Apakah kita akan terus diperbudak oleh system kebohongan ini?
Apakah kita akan mati dengan membawa embel-embel Skinhead, Punk, Rockstar di hadapan Tuhan?
Apakah kita yang akan berontak untuk kembali ke fitrah dan menghancurkan system peradaban jahiliyah ini??

Jawabannya, tanya kembali kepada hatimu..
"Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Alloh) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Alloh), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Alloh). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai." (Al-Qur'an, Surah Al-A'raf ayat 179)


1 komentar:

Hari ini kaum Muslimin berada dalam situasi di mana aturan-aturan kafir sedang diterapkan. Maka realitas tanah-tanah Muslim saat ini adalah sebagaimana Rasulullah Saw. di Makkah sebelum Negara Islam didirikan di Madinah. Oleh karena itu, dalam rangka bekerja untuk pendirian Negara Islam, kita perlu mengikuti contoh yang terbangun di dalam Sirah. Dalam memeriksa periode Mekkah, hingga pendirian Negara Islam di Madinah, kita melihat bahwa RasulAllah Saw. melalui beberapa tahap spesifik dan jelas dan mengerjakan beberapa aksi spesifik dalam tahap-tahap itu

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More