This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Sabtu, 14 Mei 2011

Ayah Maafkan Aku

Sepasang suami isteri – seperti pasangan lain di kota-kota besar meninggalkan anak-anak diasuh pembantu rumah sewaktu bekerja. Anak tunggal pasangan ini, perempuan cantik berusia tiga setengah tahun. Sendirian ia di rumah dan kerap kali dibiarkan pembantunya karena sibuk bekerja di dapur. Bermainlah dia bersama ayun-ayunan di atas buaian yang dibeli ayahnya, ataupun memetik bunga dan lain-lain di halaman rumahnya.
Suatu hari dia melihat sebatang paku karat. Dan ia pun mencoret lantai tempat mobil ayahnya diparkirkan, tetapi karena lantainya terbuat dari marmer maka coretan tidak kelihatan. Dicobanya lagi pada mobil baru ayahnya. Ya… karena mobil itu bewarna gelap, maka coretannya tampak jelas. Apalagi anak-anak ini pun membuat coretan sesuai dengan kreativitasnya.
Hari itu ayah dan ibunya bermotor ke tempat kerja karena ingin menghindari macet. Setelah sebelah kanan mobil sudah penuh coretan maka ia beralih ke sebelah kiri mobil. Dibuatnya gambar ibu dan ayahnya, gambarnya sendiri, lukisan ayam, kucing dan lain sebagainya mengikut imaginasinya. Kejadian itu berlangsung tanpa disadari oleh si pembantu rumah.
Saat pulang petang, terkejutlah pasangan suami istri itu melihat mobil yang baru setahun dibeli dengan bayaran angsuran yang masih lama lunasnya. Si bapak yang belum lagi masuk ke rumah ini pun terus menjerit, “Kerjaan siapa ini !!!” …. Pembantu rumah yang tersentak dengan jeritan itu berlari keluar.. Dia juga beristighfar. . Mukanya merah padam ketakutan lebih2 melihat wajah bengis tuannya. Sekali lagi diajukan pertanyaan keras kepadanya, dia terus mengatakan ‘ Saya tidak tahu..tuan.” “Kamu dirumah sepanjang hari, apa saja yg kau lakukan?” hardik si isteri lagi.
Si anak yang mendengar suara ayahnya, tiba-tiba berlari keluar dari kamarnya. Dengan penuh manja dia berkata “DIta yg membuat gambar itu ayahhh.. cantik …. kan !” katanya sambil memeluk ayahnya sambil bermanja seperti biasa.. Si ayah yang sudah hilang kesabaran mengambil sebatang ranting kecil dari pohon di depan rumahnya, terus dipukulkannya berkali2 ke telapak tangan anaknya. Si anak yang tak mengerti apa apa menagis kesakitan, pedih sekaligus ketakutan. Puas memukul telapak tangan, si ayah memukul pula belakang tangan anaknya.
Sedangkan Si ibu cuma mendiamkan saja, seolah merestui dan merasa puas dengan hukuman yang dikenakan.. Pembantu rumah terbengong, tdk tahu hrs berbuat apa… Si ayah cukup lama memukul-mukul tangan kanan dan kemudian ganti tangan kiri anaknya. Setelah si ayah masuk ke rumah diikuti si ibu, pembantu rumah tersebut menggendong anak kecil itu, membawanya ke kamar.
Dia terperanjat melihat telapak tangan dan belakang tangan si anak kecil luka2 dan berdarah. Pembantu rumah memandikan anak kecil itu. Sambil menyiramnya dengan air, dia ikut menangis. Anak kecil itu juga menjerit-jerit menahan pedih saat luka2nya itu terkena air.. Lalu si pembantu rumah menidurkan anak kecil itu. Si ayah sengaja membiarkan anak itu tidur bersama pembantu rumah. Keesokkan harinya, kedua belah tangan si anak bengkak. Pembantu rumah mengadu ke majikannya. “Oleskan obat saja!” jawab bapak si anak.

slogan siapa???

“Allah tujuan kami, Muhammad teladan kami, dan Al-Qur’an tuntunan kami”
(Slogan UKKI Unesa)
Wuih. Keren banget kan slogannya UKKI Unesa… (ya iya lah.. lha wong ikhwan dan akhwatnya saja keren-keren). Biar pun slogannya keren bangettt, tapi penulis tidak ingin membahas atau mengulas slogan tersebut. Karena gak penting gitchu lho. E, maksud penulis bukannya slogan itu tidak penting. Penting banget atuh. Itu mah kayak Pancasila bagi bangsa negara Republik Indonesia kita tercinta. Jadi puuenting bangetttt. Kalo gak percaya, tanya saja sama Pak Ketum. Hehe…^_^ Tapi sayaberhusnudzon saja bahwa anak UKKI itu pinter-pinter and cerdas-cerdas sehingga mereka lebih faham maksud slogan tersebut dari pada saya.
Karena penulis masih awam wam wam (lebay amat!) mengenai hal itu, maka penulis minta kepada temen2 agar segera meluruskan, kalo-kalo apa yang penulis pahami mengenai slogan itu salah atau bersimpangan dengan yang temen-temen pahami..
Pertama, Allah tujuan kami. Maksud dari kata ini mah, agar semua kader UKKI dalam setiap kata-katanya, akivitasnya, tindak-tanduknya, semuanya dimaksudkan untuk mencari ridho Allah Rabbul Izzati. Kalau mereka lagi ikut kajiannya Ust. Jun, misalnya, itu karena ingin mendapat ilmu yang bermanfaat, dan tentunya mengharap ridho & pahala-Nya. Kalo bahasa UKKI-nya, mereka itu IKHLAS melakukan semuanya karena Allah, tanpa mempertimbangkan aspek dan kepentingan lainnya.
Kedua, Muhammad teladan kami. Selain harus selalu berlaku ikhlas nih, kader UKKI juga harus ittiba’Nabi Muhammad. Ingat kan Al-Ahzab ayat 21 yang bilang kalo kita itu harus menjadikan Rasulullah sebagai uswatun hasanah atau suri tauladan. Nah, teman-teman UKKI pun berupaya menerapkannya, dengan menjadikannya semboyan.
Ketiga, Al-Qur’an tuntunan kami. Kalo Republik Indonesia punya UUD sebagai pedoman hidup berbangsa dan bernegara, maka UKKI pun punya dustuur (undang-undang) yang tentunya lebih keren lagi. Al-Qur’an, namanya. Dan sekedar tahu aja, al-Qur’an adalah kitab paling banyak dibaca dan dihafal umat manusia, paling popular sepanjang sejarah yang tak pernah lekang oleh waktu. Keren banget kan…!!!
Itulah tiga bingkai global da’wah UKKI dan penjelas singkat fikrah mereka. Pokoknya mantap banget deh. Jadi ingat dengan semboyannya para ikhwah, yang gak tau dapat dari mana (sebenernye teu, tapi rahasia gitu loh): Allah   ghayatuna  (Allah   adalah tujuan kami),  Ar-Rasul  qudwatuna  (Rasul  adalah  teladan kami),  Al-Qur'an dustuurana (Qurban adalah undang-undang kami), Al-Jihad sabiluna(jihad adalah jalan kami), dan Asy-Syahadah umniyyatuna (Mati syahid adalah cita-cita kami).

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More